Di tengah industri interior yang identik dengan pelanggan berusia 50 tahun ke atas, Fabrica memilih membangun bisnis dengan pendekatan yang berbeda.
Menurut Aditya Hendratha, Co-Founder Fabrica, pembeda tersebut bukan hanya terletak pada produk, tetapi juga pada cara perusahaan mengambil keputusan setiap harinya.
Berbekal pengalaman di industri startup, Aditya membawa pola pikir yang mengutamakan kecepatan eksekusi, keputusan yang berbasis data, pemahaman yang mendalam terhadap pelanggan, serta semangat untuk terus bertumbuh.

Di Fabrica, kecepatan tidak hanya berarti menghadirkan produk baru lebih cepat. Kecepatan juga tercermin dalam cara tim merespons pelanggan, menyelesaikan masalah, hingga beradaptasi terhadap perubahan kebutuhan pasar.
Namun, kecepatan tidak pernah berdiri sendiri. Setiap inisiatif harus dapat diukur. Setiap keputusan perlu dievaluasi. Dan setiap proses menjadi pembelajaran untuk menghasilkan eksekusi yang lebih baik.
Yang paling penting, menurut Aditya, setiap keputusan selalu diawali dari pelanggan. Bukan dimulai dari produk atau fitur.
Cara berpikir inilah yang kemudian membentuk banyak hal di Fabrica—mulai dari pengembangan produk, strategi konten, sales playbook, hingga pengalaman yang ingin diberikan kepada setiap pelanggan.
Di industri yang dipenuhi pemain-pemain besar dengan pengalaman puluhan tahun, Fabrica percaya bahwa pertumbuhan jangka panjang dibangun melalui kedekatan dengan pelanggan, kemauan untuk terus belajar, dan konsistensi dalam mengeksekusi setiap langkah.